Breaking News

Zainal Abidin: Pembagian Migas Blok Andaman Terkesan Diakali, Ada Unsur Kesengajaan Ambil Harta Aceh



Bungoeng Lam Jaroe.Com // Langsa(ACEH) 02 Agustus 2026 – Masalah pembagian hasil minyak dan gas bumi dari Blok Andaman yang berada di perairan Aceh kembali menjadi sorotan tajam. Aturan yang dibuat pemerintah Indonesia dinilai banyak pihak terkesan tidak adil, seolah-olah memang disusun untuk mengakali hak milik Aceh.

 

Hal itu disampaikan Zainal Abidin, ST., MSI, seorang pengamat sosial asal Kota Langsa. Beliau adalah mantan pejabat publik di DKI Jakarta yang kini telah pensiun dan kembali menetap di kampung halamannya. Pernyataan itu beliau sampaikan saat berbincang di Warung Kopi Aren Hijau miliknya, Minggu (02/08/2026).

 

"Pembagian hasil migas Blok Andaman yang berada di perairan Aceh ini terlihat sangat jelas bahwa Indonesia memang sengaja berusaha mengakal-akali kita," tegas Zainal.

 

Beliau menjelaskan dugaan licik di balik penentuan lokasi pengeboran: "Lihat saja, lokasi pengeboran minyak dan gas itu seolah-olah jaraknya sudah diatur sedemikian rupa. Tujuannya jelas agar Aceh tidak bisa menguasai dan menikmati hasil kekayaan alam itu secara utuh, hanya berbekal perjanjian atau MOU yang tertulis di atas kertas saja."

 

Menurut Zainal, jika pemerintah pusat benar-benar memiliki niat tulus membantu dan mensejahterakan Aceh, tentu saja pengeboran bisa dilakukan lebih dekat dari garis pantai Aceh. "Kenapa harus diposisikan menjauh? Seolah-olah sengaja mengatur jarak agar Aceh dirugikan," ujarnya.

 

Beliau menegaskan hal ini sangat mencurigakan: "Ini murni akal-akalan pejabat pusat saja. Terkesan mereka ingin mengambil hasil kekayaan alam Aceh tanpa harus mengeluarkan modal yang besar, dan lebih dari itu, terlihat sangat rakus ingin menguasai semuanya tanpa mempedulikan hak yang seharusnya menjadi milik rakyat Aceh."


(Zul & tim)

0 Komentar

Muhammad Ali C,JB

Type and hit Enter to search

Close