Bungoeng Lam Jaroe.Com – Langsa – Zulfadli.S.Sos.I.MM selaku Pendiri LSM Bungoeng Lam Jaroe (BLJ) kembali angkat suara dengan nada tegas sekaligus prihatin, meminta Gubernur Aceh beserta seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat di seluruh Aceh untuk segera bertindak menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bangunan, khususnya Semen Andalas dan Gas Elpiji 3 Kilogram.
"Ini bukan berita bohong atau hoax. Ini fakta nyata yang bisa dibuktikan siapa saja. Jarak harganya antara Aceh dan Kota Medan sangat jauh, dan ini sangat merugikan kita semua," tegas Zulfadli.
Ia merinci perbandingan harga tersebut: "Di Medan, harga Semen Andalas hanya Rp53.000 per sak, sedangkan di Aceh dijual sampai Rp63.000 bahkan seringkali lebih mahal. Begitu juga dengan Gas Elpiji 3 Kg: rakyat Aceh harus membayar Rp25.000 per tabung, padahal di Medan harganya hanya Rp18.000 saja."
Menurut Zulfadli, perbedaan harga yang mencolok ini perlahan-lahan "membunuh" perekonomian masyarakat Aceh. "Bagaimana mungkin kita yang berada di daerah penghasil justru membayar harga jauh lebih mahal dibandingkan daerah lain? Hal ini menyulitkan rakyat yang ingin membangun tempat tinggal maupun sekadar memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari," ujarnya.
Zulfadli kemudian menegaskan peran pemerintah dan wakil rakyat: "Kepada Bapak Gubernur Mualem dan seluruh anggota DPR Aceh, janganlah kalian memejamkan mata melihat penderitaan rakyat ini. Jika kalian memang tidak mampu mengawasi, menekan, dan memperbaiki kondisi ini, lebih baik DPR Aceh itu dibubarkan saja! Keberadaan DPR seharusnya membawa kemajuan, bukan justru membuat rakyat semakin miskin."
Lebih jauh, Zulfadli mengingatkan rakyat Aceh untuk tidak terlelap. "Kalian harus tahu, di luar sana—termasuk orang Medan—sudah menganggap orang Aceh hanya pandai bicara namun mudah dibodohi. Bahkan mereka sudah membuat peribahasa untuk kita: 'Orang Aceh Rencong kiri dan kanan, dompet di kantong bisanya hilang'. Artinya, kita punya senjata dan kemampuan, tapi kemudahan kita percaya dan kurang teliti membuat harta kita terus diambil orang lain."
"Jangan biarkan hinaan itu terbukti. Segera bergerak perbaiki harga ini, buktikan bahwa rakyat Aceh bukan orang yang bisa sembarangan dimanfaatkan," pungkas Zulfadli.
(Red & Tim)



0 Komentar