BungongLamJaroe.Com — Di tanah Konoha, sedang terjadi sebuah kisah yang menyedihkan namun sangat nyata. Ada seorang Kepala Daerah yang tampak suci dan berwibawa di mata rakyat, padahal tindakannya penuh kezaliman. Begini ceritanya:
( OPINI )
Presiden telah menyalurkan uang ke daerah sebagai insentif bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun sayangnya, begitu uang itu sampai di daerah, bukannya langsung diterima oleh yang berhak, justru diatur sedemikian rupa oleh Kepala Daerah melalui kebijakan-kebijakan yang dibuatnya sendiri. Kebijakan itu terlihat bagus di permukaan — peraturan ASN dibuat sangat ketat, seolah-olah manajemen pemerintahan sangat rapi dan mantap di depan mata rakyat. Padahal, tujuan sebenarnya hanyalah agar sebagian besar uang insentif ASN tersebut dapat dipotong dan masuk ke kantong pribadinya.
Yang lebih menyedihkan, bukan hanya insentif ASN yang dipotong. Hampir seluruh anggaran operasional kantor pun ikut dipotong. Akibatnya, roda pelayanan publik di daerah menjadi pincang dan tidak berjalan sebagaimana mestinya. Fasilitas kurang, sarana tidak terpenuhi, dan pelayanan kepada masyarakat menjadi lambat serta tidak maksimal.
Oleh karena itu, masyarakat Konoha perlu mengetahui kebenaran ini: yang menghancurkan pelayanan publik di daerah adalah Kepala Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konoha itu sendiri.
Perlu pula rakyat pahami, semua partai politik pada hakikatnya adalah sarana pencurian yang terstruktur. Yang disuruh mengambil atau mencuri uang negara oleh pendiri partai adalah pejabat eksekutif dan legislatif. Namun, eksekutif dan legislatif tidak dapat melakukannya sendirian. Mereka memerlukan bantuan Sekretaris Daerah selaku Ketua Pengelola Anggaran, serta Kepala Dinas selaku Pengguna Anggaran. Tanpa kerja sama kedua pihak tersebut, uang negara tidak akan bisa dialihkan atau dipotong.
Jadi, hancurnya negara Konoha ini disebabkan oleh kerja sama buruk dari Eksekutif, Legislatif, Sekretariat Daerah, Kepala Dinas, hingga Tim Sukses yang membantu mereka berkuasa. Semua itu saling melindungi dan bekerja sama merugikan rakyat demi keuntungan pribadi dan kelompok.
Tim Redaksi BungongLamJaroe



0 Komentar